Minggu, 17 Mei 2009

Metode Penelitian Ilmiah 2

start here



ini

Tahap riset terdiri dari:

  1. Identifikasi ,pemilihan dan perumusan masalah
  2. Penyusunan disain penelitian
  3. Penentuan sampel
  4. Penentuan teknik pengumpulan data
  5. Pengumpulan data
  6. Rencana analisis data
  7. Penyederhanaan data
  8. Analisis data
  9. Penulisan laporan

1. Identifikasi, Pemilihan dan Perumusan Masalah Penelitian
Identifikasi, dan pemilihan masalah yang ada dalam organisasi dilakukan melalui observasi. Setelah dikaitkan dengan teori maupun hasil riset yg ada sebelumnya, lalu dilakukan perumusan masalah peneliti an. Perumusan masalah penelitian ini merupakan dasar dalam merumuskan tujuan penelitian

Untuk penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa(S1), identifikasi masalah dilakukan melalui observasi di tempat penelitian akan dilakukan dan disesuaikan dengan konsentrasi.

Jika di tempat observasi banyak terdapat masalah maka pilih sesuai dengan konsentrasi dan kemampuan

Identifikasi Masalah Penelitian……….

Jika ditempat dilakukan observasi tidak ada masalah sesuai dengan konsentrasi, maka satu-satunya cara adalah mengganti lapangan tempat riset dilakukan

Jika ditempat observasi ada masalah yang berkaitan dengan konsentrasi, namun tidak cocok dengan kemampuan/keinginan ada 2 hal yang dapat dilakukan yaitu: mengganti judul atau mengganti lapangan tempat penelitian.

2. Kajian pustaka
Dalam kajian pustaka diuraikan kajian teori secara konseptual, maupun hasil-hasil penelitian terdahulu yang berkaitan erat dengan masalah penelitian yang telah dirumuskan. Dengan demikian kajian pustaka ini dapat berupa teori-teori maupun hasil penelitian (aplikasi teori) yang dilakukan.

3. Populasi dan sampel penelitian
Pemahaman tentang populasi dan sampel penelitian sangat penting terutama pada penelitian survai.

Pada jenis penelitian ini umumnya menggunakan sejumlah sampel tertentu dan akan dilakukan generalisasi terhadap populasinya

4. Penentuan teknik
pengumpulan data
Setelah ditentukan populasi maupun sampel penelitian yang akan digunakan, maka selanjutnya disusun teknik pengumpulan data.

Teknik pengumpulan data yang disusun sangat tergantung dari jenis maupun sumber data yang digunakan

5. Pengumpulan data
Untuk memperoleh informasi yang dibu tuhkan dalam rangka menjawab tujuan penelitian, dapat digunakan metode pengumpulan data tertentu sesuai dengan macam data yang dibutuhkan. Pada umumnya pada penelitian sosial pengumpulan data dapat dilakukan melalui wawancara, observasi,dan angket

6. Rencana analisis data
Rencana analisis data yang digunakan harus sesuai dengan tujuan penelitian. Analisis data yang digunakan di bidang ilmu ekonomi umumnya adalah analisis data secara kuantatif dengan menggunakan alat statistik yang tertentu, baik statistik deskriptif, maupun inferensial

7. Penyederhanaan data
Data yang telah dikumpulkan perlu disederhanakan agar dapat dilakukan analisis yang lebih baik.

Penyederhanaan data dapat dilakukan dengan menggunakan tabel-tabel, gambar, ataupun grafik.

Penyederhanaan data ini dilakukan umumnya untuk melihat sebaran data yang diperoleh dari hasil penelitian

8. Analisis data
Setelah penyederhanaan data dilakukan, maka selanjutnya akan dilakukan analisis data.

Analisis data yang digunakan tentunya sesuai dengan rencana analisis data yang telah dibuat sebelumnya, yang dimaksudkan untuk menjawab tujuan penelitian.

9. Penulisan laporan
Seluruh proses yang telah disampaikan sebelumnya digunakan sebagai dasar dalam penulisan laporan.

Tentu saja format laporan yang digunakan sesuai dengan format yang telah disepakati, namun yang jelas semua proses riset yang telah disampaikan sebelumnya akan dimasukkan ke dalam format laporan tersebut

Proposal Penelitian

1) Judul

Umumnya judul penelitian ditetapkan setelah diketahui seluk beluk persoalannya

Fungsi pokok judul adalah untuk menunjukkan kepada pembacanya mengenai hakekat obyek penelitian, wilayah, dan metode yang digunakan

Dengan membaca judul, pembaca akan segera dapat memutuskan apakah perlu atau tidak membaca laporan tsb lebih lanjut

Judul harus singkat tetapi cukup padat, shg pembaca akan mengerti apa yang dimaksud oleh penulis laporan

Kecenderungan untuk menggunakan judul yang muluk-muluk harus dibatasi

Judul diusahakan hanya dalam satu kalimat yaitu kalimat pernyataan

Judul harus dibuat dalam kalimat netral

Judul harus sesuai dengan isi kegiatan baik kuantitas maupun kualitasnya

2) Latar Belakang Masalah dan pokok masalah penelitian

Beberapa hal yang harus ada dalam latar belakang masalah untuk penelitian dengan tingkat eksplanasi tertinggi yaitu:

* Pentingnya topik tersebut untuk diteliti

* Apa masalah yang dihadapi

* Masalah harus didukung oleh data

Faktor-faktor yang diperkirakan sebagai penyebab masalah

Mekanisme variabel penyebab dalam mempengaruhi variabel akibat

3) Tujuan penelitian

Dalam tujuan penelitian diuraikan apa yang ingin diketahui/dicari/dihitung dalam penelitian tsb. Tujuan ini jelas untuk menjawab pokok masalah penelitian yang dirumuskan

4) Kegunaan Penelitian

Kegunaan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu kegunaan teoritis dan kegunaan praktis. Kegunaan teoritis berkaitan dengan pengembangan ilmu pengetahuan, dan kegunaan praktis berkaitan dengan pemecahan masalah.

5) Kajian Kepustakaan

Dalam kajian pustaka ini dapat dijelaskan kepustakaan konseptual dan kepustakaan penelitian.

Kepustakaan konseptual diperoleh dari kajian literatur.

Kepustakaan penelitian diperoleh dari kajian terhadap hasil-hasil penelitian terdahulu yang sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan.

6) Hipotesis

Hipotesis dirumuskan setelah ada kajian kepustakaan.

Tidak selalu ada rumusan hipotesis pada setiap penelitian.

Dalam merumuskan hipotesis dasar yang digunakan adalah tujuan penelitian yang telah dirumuskan sebelumnya.

7) Metode Penelitian

* Lokasi Penelitian

* Obyek penelitian

* Identifikasi variabel

* Definisi operasional variabel

* Responden dan jumlahnya

* Jenis data : kuantitatif dan kualitatif

* Sumber data: primer dan sekunder

Metode penentuan

sampel/responden (jika ada)

Metode pengumpulan data

a. observasi

b. wawancara/interview

c. angket

Teknik analisis data

a. kuantitatif, mis: teknik statistik

b. kualitatif

9) Daftar Kepustakaan

Contoh: Ali, 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: LP3ES



Metode Penelitian Ilmiah 1

go forward on it


start here

Berbagai jenis penelitian dapat digunakan di bidang bisnis/ekonomi, baik yang bersifat akademik, profesional, maupun institusional.

1) Penelitian akademik, adalah penelitian yang dilakukan oleh para masiswa baik untuk skripsi, thesis, maupun disertasi. Penelitian ini lebih mementingkan validitas internal (caranya harus betul), variabelnya terbatas, kecanggihan analisis disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

2). Penelitian profesional, adalah Penelitian yang dilakukan oleh para dosen atau peneliti lainnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengetahuan yang baru. Kecanggihan analisis yang digunakan disesuaikan dengan kepentingannya. Validitas internal, maupun validitas eksternal (hasilnya berguna untuk pengembangan ilmu) sangat diperhatikan.

3). Penelitian institusional, adalah: Penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk pengembangan lembaga. Hasil penelitian sangat bermanfaat bagi pimpinan, atau manajer, untuk pengambilan keputusan. Kecanggihan analisis disesuaikan dengan pengambilan keputusan yang akan dilakukan, dan lebih menekankan pada validitas eksternal.

Jenis-jenis Penelitian

  1. Penelitian Menurut Tujuan
  2. Penelitian Menurut Metode
  3. Penelitian Menurut Tingkat Eksplanasi
  4. Penelitian Menurut Jenis Data dan analisis

I. Penelitian Menurut Tujuan
Penelitian ini dapat dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Penelitian terapan (applied research):

penelitian yang diarahkan untuk mendapatkan informasi guna memecahkan masalah yang dihadapi oleh suatu organisasi

2. Penelitian murni/dasar (basic research):

penelitian yg ditujukan untuk memahami

secara mendalam tanpa ingin atau tanpa

didasari oleh keinginan untuk menerapkan

hasil penelitian tersebut pada bidang ttt.

II. Penelitian Menurut Metode

  1. penelitian survai,
  2. penelitian ex post facto,
  3. penelitian eksperimen,
  4. penelitian naturalistik,
  5. penelitian policy research,
  6. penelitian action research,
  7. penelitian evaluasi,
  8. penelitian metode sejarah

1). Penelitian/metode survai
Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel tertentu dari populasi, dimana hasil penelitiannya umumnya digunakan untuk membuat generalisasi terhadap populasinya. Pada penelitian survai ini, jumlah variabel yang diteliti relatif terbatas, namun jumlah sampelnya relatif banyak.

2) Penelitian /metode ex post facto
Penelitian yang dilakukan pada peristiwa yang telah terjadi.

Kemudian dengan meneliti akibat diarahkan untuk mencari sebab-sebab kenapa peristiwa tersebut terjadi.

Jadi pada penelitian ini peneliti meneliti akibat untuk mencari sebab. Pada penelitian ini tetap ada rumusan jika X, maka y, tetapi X dan Y dapat terjadi bersama-sama, atau X lebih dahulu atau Y lebih dahulu

3) Penelitian/metode eksperimen
Penelitian yang berusaha mencari pengaruh variabel tertentu (independent variable) terhadap variabel lain (dependent variable).

Kegiatan ini dilakukan dengan membuat perlakuan/treatment pada variabel pengaruh/bebas untuk melihat pengaruhnya pada variabel tergantung.

Pada penelitian ini ada 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, dan kelompok kontrol yaitu kelompok yang tidak diberikan perlakuan, dibiarkan apa adanya

4) Penelitian/metode naturalistic
Penelitian ini sering disebut kualitatif yang digunakan untuk meneliti kondisi obyek alamiah, dimana peneliti sebagai instrumen kunci.

Pada penelitian ini lebih menekankan makna, dan bukan untuk membuat generalisasi. Sebagai lawan/ kebalikan dari penelitian ini adalah penelitian eksperimen.

5) Policy research
Penelitian yang dilakukan terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, sehingga hasil temuannya dapat direkomendasikan pada pembuat kebijakan untuk mengatasi masalah yg terjadi.

Penelitian seperti ini sangat relevan bagi para perencana. Misalnya: untuk mendapatkan sistem penggajian yang lebih adil, menentukan jenis barang yang perlu diproduksi dan sebagainya

6) Penelitian tindakan/Action research
Penelitian yang bertujuan untuk mencari metode kerja yang paling efisien, sehingga biaya produksi dapat ditekan, dan produkti vitas lembaga/organisasi dapat ditingkat kan.

Penelitian ini melibatkan para karyawan dan peneliti untuk mengkaji bersama-sama tentang kebaikan atau kelemahan dari suatu metode atau cara sehingga diperoleh metode/cara yang paling baik/efisien.

Metode yang didapatkan dari riset tersebut kemudian dicobakan/diaplikasikan, terus diperbaiki sampai diperoleh metode yang paling baik

7) Penelitian evaluasi
Penelitian yang bertujuan untuk membandingkan suatu kejadian, kegiatan, dan produk dengan standar dan program yang telah ditetapkan.

Penelitian evaluasi ini ada 2 jenis yaitu penelitian evaluasi formatif yang menekankan pada proses dan penelitian evaluasi sumatif yang menekankan pada hasil/produk.

8) Penelitian sejarah
Penelitian yang bertujuan untuk merekonstruksi kejadian-kejadian masa lampau secara sistematis dan obyektif, sehingga dapat ditetapkan fakta-fakta untuk membuat suatu kesimpulan.

Penelitian ini dapat digunakan untuk menjawab kapan kejadian tsb berlangsung, siapa pelakunya dan bagaimana prosesnya dsbnya.

III. Penelitian Menurut Tingkat Eksplanasi

1) Penelitian Deskriptif:

penelitian yg dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel lainnya

2) Penelitian komparatif: penelitian yg bersifat membandingkan, untuk sampel lebih dari satu atau dalam waktu yang berbeda

3) Penelitian asosiatif: penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih

IV. Penelitian Menurut Jenis Data dan analisis

  1. Penelitian kuantitatif
  2. Penelitian kualitatif.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti dapat menggunakan satu pendekatan yaitu kuantitatif atau kualitatif, atau dapat juga menggunakan gabungan keduanya

Macam-macam Data Penelitian:
a. Data kualitatif
b. Data kuantitatif

Data kuantitatif, tdr dari:

Data diskrit/nominal, adalah data hanya dapat digolong-golongkan secara terpisah, secara diskrit, atau katagori. Data ini diperoleh dari hasil menghitung. Data ini hanya berfungsi membedakan antara satu dengan yang lainnya.

Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan

Data kontinum,terdiri dari:

Data ordinal adalah data yang memiliki 2 sifat yaitu selain membedakan, juga berbentuk ranking atau peringkat/urutan.

Data interval adalah data yang memiliki 3 sifat yaitu selain membedakan, ada peringkatnya, dan memiliki nilai interval yg sama, tetapi data ini tidak memiliki nilai 0 mutlak.

Data rasio adalah data yang memiliki 4 sifat, yaitu dapat membedakan, ada peringkat, memiliki interval yang sama, dan memiliki nilai nol mutlak. Contoh: data tentang penghasilan, berat, pengeluaran, nilai modal (Rp).